No Image Available

IASC Guidance: Strengthening Participation, Representation and Leadership of Local and National Actors in IASC Humanitarian Mechanisms

 Category: Buku Panduan More Details  Download
 Description:

Strengthening Participation, Representation and Leadership of Local and National Actors in IASC Humanitarian Coordination Mechanisms (IASC, 2021)

Dokumen panduan ini disusun oleh Inter-Agency Standing Committee (IASC) untuk memperkuat partisipasi, representasi, dan kepemimpinan aktor lokal dan nasional dalam mekanisme koordinasi kemanusiaan internasional. Panduan ini menegaskan bahwa organisasi lokal dan nasional bukan sekadar pelaksana respons, melainkan aktor utama yang memiliki pengetahuan kontekstual, akses kepada masyarakat terdampak, serta kapasitas penting dalam kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan, dan pembangunan ketahanan masyarakat.

Buku ini lahir dari dorongan agenda lokalisasi pasca World Humanitarian Summit 2016 dan Grand Bargain, yang menuntut sistem kemanusiaan global menjadi lebih inklusif, setara, dan dipimpin secara lokal. Panduan ini menguraikan berbagai hambatan yang selama ini dihadapi organisasi lokal — mulai dari ketimpangan kekuasaan, keterbatasan akses pendanaan, hambatan bahasa, hingga minimnya keterlibatan dalam pengambilan keputusan strategis.

Secara praktis, dokumen ini memberikan rekomendasi untuk:

  • memperluas keterlibatan organisasi lokal dalam struktur koordinasi,
  • membangun kepemimpinan bersama (co-leadership),
  • memperkuat kapasitas organisasi lokal,
  • memastikan pendanaan yang lebih adil,
  • meningkatkan visibilitas aktor lokal,
  • serta mengintegrasikan lokalisasi dalam seluruh siklus program kemanusiaan.

Panduan ini juga menekankan pentingnya kemitraan yang setara, akuntabilitas bersama, inklusivitas gender dan disabilitas, serta perlunya perubahan budaya dalam sistem koordinasi kemanusiaan agar lebih menghargai pengetahuan dan kepemimpinan lokal. Selain itu, dokumen ini menyediakan indikator pemantauan untuk mengukur kemajuan lokalisasi dalam koordinasi kemanusiaan.

Secara keseluruhan, buku ini menjadi referensi penting bagi organisasi kemanusiaan, platform koordinasi, lembaga PBB, donor, dan pemerintah dalam membangun sistem koordinasi kemanusiaan yang lebih partisipatif, kolaboratif, inklusif, dan berakar pada kepemimpinan lokal.

 Back