Indonesia Humanitarian Coordination Platform (IHCP) 
IHCP adalah platform koordinasi kemanusiaan multistakeholder yang mempertemukan organisasi masyarakat sipil, lembaga kemanusiaan nasional dan internasional, Gerakan Palang Merah/Bulan Sabit Merah, sektor swasta, akademisi, media, dan lembaga PBB untuk memperkuat koordinasi aksi kemanusiaan di Indonesia. 

IHCP mendukung sistem penanggulangan bencana yang dipimpin pemerintah dengan memfasilitasi koordinasi lintas sektor, analisis kebutuhan bersama, pengelolaan informasi kemanusiaan, serta kolaborasi antara aktor nasional dan internasional untuk memastikan respon bencana yang lebih terkoordinasi, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat terdampak. 

Saat ini IHCP terdiri dari 80 organisasi anggota yang berasal dari berbagai sektor, yaitu 6 lembaga PBB, 2 organisasi Gerakan Palang Merah/Bulan Sabit Merah, 9 organisasi masyarakat sipil (OMS) internasional, 30 OMS nasional, 27 OMS lokal, 4 perusahaan sektor swasta, dan 2 universitas. Jaringan multipihak ini memungkinkan IHCP memperkuat kolaborasi lintas aktor serta memobilisasi dukungan kemanusiaan untuk melengkapi upaya pemerintah dalam kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana di Indonesia. 

Gambaran Umum 
Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat di berbagai kabupaten/kota. Pemerintah Indonesia memimpin upaya penanganan darurat serta perencanaan pemulihan pascabencana, sementara dukungan dari organisasi kemanusiaan tetap dibutuhkan untuk mengisi kesenjangan kebutuhan di berbagai sektor. 

Selama tiga bulan pertama respon bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, IHCP berperan dalam memperkuat koordinasi kemanusiaan, mendukung penyediaan bantuan darurat, serta memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan aktor kemanusiaan lainnya. Dukungan ini berfokus pada penguatan mekanisme koordinasi berbasis klaster, pengelolaan informasi, serta advokasi untuk pemenuhan kebutuhan kemanusiaan yang masih signifikan di wilayah terdampak. 

Melalui pendekatan area-based coordinator, IHCP menempatkan lima koordinator wilayah untuk memperkuat koordinasi respon, mendukung pengelolaan informasi, serta memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai mitra kemanusiaan.