Click Here to get the Situation Report in English Version.

Informasi Kunci

Data sementara dari BNPB per 20 Agustus, 2026 Pukul 08:00 WIB

Meninggal Luka -Luka Mengungsi Rumah Rusak
72
900
82.691
29.001

Kebutuhan Mendesak

  • 36 pos relawan yang terdata oleh Desk Relawan NTT melaporkan kebutuhan mendesak seperti dapat dilihat pada catatan prioritas bantuan yang paling sering disebut.
  • Dukungan moda transportasi yang dapat menjangkau desa-desa paling terdampak.
  • Sedangkan kebutuhan shelter dan WASH (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) inklusif berdasarkan pengkajian ASB dapat dilihat https://bit.ly/Sitrep_3_IHCP.

Laporan Situasi

  • BNPB melalui dashboardnya melaporkan per 20 Agustus pukul 08:00 WIB jumlah pengungsi dengan perincian sebagai berikut:

Kabupaten/Kota

Jumlah pengungsi

Nagekeo

                        28,104

Manggarai

                        20,333

Manggarai Timur

                        19,803

Sikka

                          7,104

Ende

                          3,666

Ngada

                          1,920

Kepulauan Selayar

                          1,161

Manggarai Barat

                               600

Total:

82,691

  • Berdasarkan pendataan yang dilaporkan per 20 Agustus pukul 08:00 WIB, kerusakan terjadi pada 237 fasilitas pelayanan kesehatan, 257 kantor pemerintah, dan 195 rumah ibadah.
  • Di sektor pendidikan, BNPB melaporkan per 20 Agustus pukul 08:00 WIB dengan 73% progres pendataan telah teridentifikasi 94.452 siswa di 512 satuan pendidikan dan 8.755 guru dan tenaga pendidikan terdampak. 2.941 ruang kelas rusak. 275 sekolah diliburkan sementara, 22 sekolah belajar di tenda/ruang darurat, 20 sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh, 28 sekolah melakukan kegiatan tatap muka. 399 sekolah menunggu penanganan dan 6 sekolah sudah ditangani.
  • Jejaring IHCP di Manggarai Timur melaporkan pada 20 Agustus pukul 12:22 WIB bahwa desa-desa di kecamatan Congkar, Elar, Elar Selatan, dan Kotakomba Utara masih terisolasi dari bantuan tanggap darurat.  Bantuan hanya sampai di posko-posko di pusat kecamatan. Sulit menjangkau desa-desa via jalur darat karena jalanan rusak berat. Sementara rumah-rumah di desa-desa tersebut rusak total. Masyarakat desa-desa membangun tenda darurat di halaman rumah. Diperkirakan permasalahan utama bukan logistik yang kurang karena di gudang-gudang di Manggarai Barat (Labuan Bajo) tersedia cukup logistik tetapi diperlukan moda transportasi untuk menjangkau desa-desa paling terdampak di Kabupaten Manggarai Timur yang saat ini terisolasi.
  • Rapat Koordinasi Sub Klaster Air Minum Penyehatan Lingkungan (AMPL) NTT pada 18 Agustus mengidentifikasi permasalahan lapangan sebagai berikut:
  1. Ketersediaan Air Bersih Masih Menjadi Masalah Utama: Beberapa wilayah, khususnya di Manggarai Timur (Lambaleda Utara dan Dampek), masih menggunakan air sungai yang keruh untuk kebutuhan sehari-hari. Sejumlah lokasi pengungsian mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih yang aman. Kebutuhan mendesak meliputi penyediaan air bersih, tandon air, mobil tangki, serta unit pengolah atau penjernih air.
  2. Sanitasi dan Fasilitas MCK Tidak Memadai: Banyak pengungsi masih menggunakan jamban milik warga sekitar. Toilet portabel masih sangat kurang di posko pengungsian, rumah sakit, dan puskesmas. Beberapa toilet portabel yang tersedia belum dilengkapi septic tank sehingga tidak dapat digunakan secara optimal. Sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS) belum tersedia secara merata di lokasi pengungsian.
  3. Pengelolaan Sampah dan Limbah Medis Belum Optimal: Pengelolaan sampah di sejumlah posko masih dilakukan secara seadanya. Pengangkutan sampah belum berjalan baik di beberapa lokasi.Limbah medis dari fasilitas kesehatan dan posko pengungsian berpotensi menjadi masalah kesehatan lingkungan apabila tidak dikelola secara terpisah dan aman.
  4. Risiko Penyakit Meningkat: daerah terdampak memiliki kerentanan tinggi terhadap diare, terutama di Manggarai Timur. Sudah ditemukan kasus diare akut di Posko Gelora Samador, Kabupaten Sikka. Kondisi cuaca panas, debu, keterbatasan air bersih, dan sanitasi yang kurang memadai meningkatkan risiko penyakit diare dan ISPA pada pengungsi.
  5. Banyak Pengungsi Mandiri Belum Terlayani Optimal: Sebagian besar korban mengungsi secara mandiri di halaman rumah, kebun, atau lokasi aman lainnya. Pengungsi mandiri tersebar di banyak titik sehingga lebih sulit dipantau dan dilayani dibanding pengungsi di posko terpusat. Kebutuhan dasar seperti tenda, air bersih, sanitasi, dan layanan kesehatan belum merata menjangkau seluruh kelompok ini.
  6. Keterbatasan Data dan Pemetaan Kebutuhan: Beberapa kabupaten, seperti Manggarai dan Ende, belum memiliki data lengkap terkait jumlah pengungsi, lokasi posko, dan kebutuhan prioritas. Data posko mandiri dan kebutuhan lapangan masih terus dikumpulkan. Keterbatasan data berpotensi menghambat distribusi bantuan yang tepat sasaran.
  7. Kerusakan Fasilitas dan Gangguan Pelayanan Kesehatan: Beberapa puskesmas mengalami kerusakan sehingga pelayanan dilakukan dalam kondisi darurat. Ada fasilitas kesehatan yang harus memberikan pelayanan di luar ruangan menggunakan tenda. Akses menuju beberapa fasilitas kesehatan terkendala longsor, gangguan listrik, dan jaringan komunikasi.
  8. Kendala Logistik dan Distribusi Bantuan: Distribusi bantuan ke wilayah Flores menghadapi kendala transportasi dan akses. Informasi jadwal kapal dan penerbangan masih perlu diperkuat untuk mendukung mobilisasi bantuan. Percepatan penanganan logistik menjadi kebutuhan utama di sejumlah kabupaten terdampak.
  9. Kelompok Rentan Memerlukan Perhatian Khusus: Terdapat bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan penyandang disabilitas di sejumlah lokasi pengungsian. Beberapa penyandang disabilitas memilih kembali ke rumah karena kondisi posko belum ramah dan aksesibel. Layanan pengungsian yang inklusif masih perlu diperkuat.

Respons Pemerintah

  • Kementerian PU melalui BPJN telah melakukan pemulihan jalan tertutup longsor. Seluruh 9 ruan jalur nasional yang terdampak telah kembali fungsional dengan rincian: 8 ruas bagian dari jalur Trans Flores, mulai Labuan Bajo-Ende-Maumere, 1 ruas Ruteng-Reo-Kedindi juga telah kembali dapat dilalui; 40 titik longsoran telah ditangani, 4 titik patahan jalan telah ditangani, 5 titik jembatann dan plat duiker masih dapat difungsikan.
  • Pertamina memastikan sebagian besar SPBU di wilayah Flores sudah kembali beroperasi normal untuk melayani masyarakat. Pertamina mendukugn BBM sebanyak 2.5 ton dan 1 ton BBM solar untuk penanganan darurat di Kab.
  • Pemulihan komunikasi prioritas pada konektivitas diarahkan untuk menunjang posko/command centre penanganan darurat, fasilitas kesehatan, lokasi pengungsian, layanan pemerintahan, serta titiktitik operasional di lapangan.
  • Pemulihan kelistrikan Flores Bagian Timur dan UP3 Flores Bagian Barat telah mencapai 100 persen. Sebanyak 11 trafo GI, 59 penyulang, dan 3.478 gardu distribusi seluruhnya telah menyala kembali. Tim BKO dari Kupang telah tiba untuk mempercepat upaya penormalan jaringan dan pasokan listrik kembali normal.
  • Dashboard BNPB per 20 Agustus pukul 08:00 WIB melaporkan bantuan yang telah tercatat dari kementerian/lembaga pemerintah adalah sebagai berikut

Kementerian/Lembaga

Jenis Bantuan Utama

Kementerian Pertahanan

Mie instan, makanan siap saji, susu, rendang, tenda pleton, kelambu lapangan, selimut, matras, sarung, velbed, Starlink, solar panel, mesin RO, senter, penjernih air, HT, obat-obatan, konektor tenda, dan peralatan lainnya.

Sekretariat Presiden

Paket sembako dan berbagai bantuan logistik kemanusiaan.

Kementerian Kesehatan

Bantuan sektor kesehatan dan dukungan penanganan korban terdampak.

Mabes TNI AD

Paket sembako, susu, kasur lipat, dan dukungan logistik pengungsian.

Polda Metro Jaya

Bantuan logistik kemanusiaan.

Ganendra 2022 TNI AU

Mie instan, beras, dan minyak goreng.

  • BPBD Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan yang mencakup kebutuhan pangan, sandang, alat kebersihan, perlengkapan bayi dan keluarga, peralatan pengungsian, serta 956 kardus obat-obatan. Komponen bantuan terbesar terdiri dari beras (200 karung), mi instan (230 dus), minuman rasa-rasa (164 dus), popok (107 dus), sabun deterjen (116 dus), dan tenda keluarga (46 unit).

Respons Multipihak termasuk Unsur Nonpemerintah

  • Hingga 20 Agustus 2026 pukul 15.20 WITA, Desk Relawan PB Gempabumi NTT 2026 telah mencatat:
  • Intervensi relawan di NTT menjangkau delapan kabupaten, 31 kecamatan, dan 67 desa atau kelurahan, dengan konsentrasi titik aksi terbanyak di Kabupaten Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka. Program yang paling banyak dilaporkan meliputi logistik, pangan dan nutrisi, dukungan psikososial, air bersih, sanitasi dan higiene (WASH), kesehatan, shelter, dan SAR.
  • Melengkapi pendataan yang dilakukan Desk Relawan yang mencatat 42 organisasi pegiat kemanusiaan:

IHCP mengidentifikasi penambahan organisasi pada 19 Agustus dan 20 Agustus 2026 yang dapat diakses pada https://bit.ly/Sitrep_2_IHCP  dan https://bit.ly/Sitrep_3_IHCP  yaitu : YEU, CARE, Caritas, PKBI, DT Peduli, Global Ehsan Relief Indonesia, IHAP, YKM, RZ, NH, Happy Heart Indonesia, DMC IKATEK UNHAS, PMI, Yappika Action Aid, Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Wahana Visi Indonesia, dan Baznas. Para pegiat kemanusiaan diharapkan mengisi https://s.id/DeskRelawanNTT agar tercatat di dalam pelaporan.

  • HFI bersama Yayasan Penabulu dan Save the Children sebagai bagian dari upaya kolaboratif IHCP bersama jejaringnya akan melakukan Joint Need Assessment (Kaji Kebutuhan Bersama) di 9 kabupaten terdampak. Rapat koordinasi akan dilakukan pada 21 Agustus 2026.
  • Klaster Pencarian dan Pertolongan: Basarnas mengkoordinir pencarian dan pertolongan warga terdampak yang belum ditemukan. ORARI sebagai bagian dari potensi SAR menginformasikan kepada para pegiat kemanusiaan terutama tim medis untuk menggunakan radio HT/Rig VHF pada frekuensi 147.000 MHz mengingat komunikasi seluler belum pulih.
  • Klaster Logistik per 20 Agustus 2026 pukul 08:00 WIB:

Selain bantuan dari kementerian/lembaga negara, dashboard juga mencatat bantuan dari unsur nonpemerintah. Bantuan dari lembaga usaha didominasi oleh bantuan pangan, disusul kebutuhan pengungsian, perlengkapan kebersihan, dan dukungan kesehatan. Data menunjukkan bantuan baik dari BUMN maupun perusahaan swasta:

BUMN

Perusahaan swasta

PT ANTAM Tbk

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

PT ID Survey Group (Persero)

PT CS2 Pola Sehat

PT Surveyor Indonesia

PT Orang Tua

PT Jasa Marga (Persero) Tbk

PT Bank Central Asia Tbk

PT Hutama Karya (Persero)

PT Yasa Mitra Mulia

PT Hutama Karya Infrastruktur

PT Kreatif Integrasi Sistem

PT Pegadaian

PT Alfa Pranata Yudha

PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)

PT ARO Baskara Esa

 

PT Anugerah Pancaran Cahaya

 

PT Anugrah Ratri Sentosa

 

PT Garuda Aksara Sejahtera

 

PT Usaha Mandiri Ravels

 

PT Hakaaston

Bantuan dari unsur pemerintah yang tercatat di dalam dashboard nonpemerintah menunjukkan variasi dukungan yang cukup beragam, mulai dari pangan, sandang, perlengkapan kebersihan, hingga peralatan darurat. Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi salah satu penyumbang utama dengan sembilan jenis bantuan yang mencakup 500 paket hygiene kit, 100 koli perlengkapan dapur, 150 paket perlengkapan bayi, 1.300 lembar terpal, 480 lembar matras, 500 unit radio, 1.000 unit baterai, 500 unit senter, serta 18 unit tenda regu.

LAZ Rumah Yatim memberikan bantuan paling beragam dengan 14 jenis barang, meliputi bahan pangan seperti minyak goreng, sarden, gula, teh, susu, susu SKM, beras, dan mi instan, serta berbagai perlengkapan kebersihan dan kebutuhan rumah tangga seperti sabun deterjen, sabun cuci piring, sabun colek, pembersih lantai, pelicin pakaian, dan personal care.

PERDHAKI berkontribusi melalui bantuan kesehatan berupa 12 kardus obat-obatan. Sementara itu, GBI Kerinduanku menyalurkan 10 jenis bantuan yang terdiri atas bubur instan, beras, mi cup, bubur bayi, sarden, biskuit, pembalut, susu, perlengkapan mandi, dan minyak goreng.

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan dukungan berupa satu paket perlengkapan tenda darurat dan satu paket perlengkapan filter air yang mendukung kebutuhan pengungsian dan penyediaan air bersih. Leo Lions Club SMA Wardana Jakarta Barat turut membantu melalui pembalut, perlengkapan bayi, dan paket sembako.

Di bidang kesehatan dan kebersihan, Tim Medis FKUI menyalurkan mi instan, sabun mandi, sampo, dan sabun cuci. Sementara itu, Yayasan Bersatu Membangun Indonesia Sejahtera belum teridentifikasi dalam data bantuan yang tersedia sehingga rincian bantuannya tidak dapat ditampilkan.

  • Klaster Kesehatan per 20 Agustus 2026: 50 tim/individu tengah melakukan kegiatan layanan kesehatan dengan total 235 personil di lapangan. Saat ini masih dibutuhkan Emergency Medical Team (EMT) untuk memenuhi kebutuhan di beberapa kabupaten terdampak. Untuk EMT (non individual) yang siap dimobilisasi dapat mengisi form https://forms.gle/efwaQnQVizHw7P1t5 dan memilih lokasi (kabupaten) penugasan. Narahubung: Corona Rintawan: +62 882-2355-7711. Data pegiat layanan kesehatan dapat dilihat pada dashboard Klaster Kesehatan https://datastudio.google.com/reporting/35badcdd-7dd0-4208-9bc5-573007f8b8eb/page/Rkk6F).
  • Klaster Pengungsian dan Perlindungan:
    • Sub-klaster Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL): telah mulai melakuan rapat koordinasi multipihak pada 18 Agustus 2026.

Koordinasi dan Narahubung

  • Pos Pendamping Nasional (Pospenas) Labuan Bajo mencakupi wilayah Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.
  • Posko Utama Penanganan Darurat Bencana (Posko Taktis) di Maumere mencakupi wilayah Ende, Nagekeo, dan Sikka.
  • Rapat koordinasi Harian – BPBD Provinsi NTT & Masyarakat Sipil untuk Respon Gempa Flores diadakan pada pukul 16:00 WITA.
  • Rapat koordinasi Sub-Klaster Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) direncanakan untuk diadakan setiap hari Jum’at pada pukul 15:00 WITA per minggu.
  • Rapat koordinasi Sub-Klaster Gizi di tingkat provinsi mulai diadakan pada 20 Agustus 2026.
  • Narahubung Posko Utama BPBD:

No

Kabupaten

Nama PIC Posko Utama (BPBD)

HP

Pendamping Dari BPBD NTT

HP

1

Nagekeo

Johanes D. Kristianus

0812-3940-4819

Don Roberto

0813-1471-9799

 

   

Gasper N.L. Manisa

0815-2995-5149

2

Ende

Yulius Riwu

0811-3818-144

Johannes Marianus

0852-5347-0210

 

   

Moses Seko

0813-3911-4118

3

Ngada

Egild Johanes

0823-3554-5496

Yanti Kana Talo

0813-3134-1432

 

   

Maria M. Lodo

0823-4068-8840

4

Manggarai Timur

Agus Salim

0812-3971-0002

Hansen Molana

0852-3924-6677

 

   

Oce Nenotek

0813-3978-0140

5

Manggarai Barat

Nicolaus Tolentino

0852-5394-7422

Syafrudin Herman

0813-3875-8353

6

Manggarai

Yoseph P. Cetak

0821-4478-8566

Nurhayati Burhan

0813-3944-1765

 

   

Tinike Dima

0821-4741-2202

7

Sikka

Conshita Dhiu

0813-1515-4276

Richard Pelt

0822-3696-8996

  • Koordinasi unsur non-pemerintah:
    • Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nusa Tenggara Timur dengan dukungan Humanitarian Forum Indonesia (HFI) Hub di NTT. Sekretariat Bersama (Sekber) di kantor BPBD NTT.
      • Forum PRB: Norman Riwu Kaho, +62 813 8660 5131
      • HFI Hub: Pdt. Adi, PGI/Gereja Masehi Indonesia Timur (GMET), +62 852-3918-9523
    • Kabupaten Manggarai: difasilitasi Caritas Indonesia melalui pertemuan awal pada, Rabu, 19 Agustus, pukul 18:00 WITa di Pos Layanan Caritas, untuk melakukan pemetaan siapa-melakukan-apa-di mana. Narahubung: Salomo Marbun (+62 821 1658 6289).
    • Kontak koordinasi Klaster Penanggulangan Bencana:

Klaster

Koordinator di tingkat nasional (Kementerian/Lembaga)

Koordinator di daerah

Focal point unsur nonpemerintah

Logistik

Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas di Halim Perdana Kusuma)

BNPB

Erry Prawisuda

+62 877-7704-0003

Posko penerimaan logistik utama di Bandara Labuan Bajo.

Posko logistik pendukung di Maumere.

PMI

Ilham

+62 857-1713-5457

Pencarian dan Pertolongan (SAR)

Basarnas

Emi Freezer

+62 853-8572-0207

Kantor SAR NTT

Asfan

+62 852-3818-0119

PMI Prov NTT: Adrian

+62 821-4406-8432

PMI Manggarai Timur

Alfred

+62 823-1806-7843

PMI Manggarai: Tommy Hikmat +62 852-9230-9571

PMI Nagekeo: Owen

+62 821-4516-4767

PMI Sikka: Lado +62 823-3907-4546

Pengungsian dan Perlindungan

Kementerian Sosial, Delmi

+62 812-4521-3641

Dinas Sosial Provinsi NTT

MDMC

Nata Hendriati

+62 856-5205-8611

Pengungsian dan Perlindungan – Sub-Klaster Perlindungan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender (PP KBG)

Dian Ekawati, Asdep Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga, Kondisi Khusus, dan Situasi Darurat (RTKKSD)

0812-8674-0730

UPTD PPA Prov. NTT 08123788649 ( Dessy Luttuh) dan 082170242740 (Pak Jefri)

UPTD PPA KAB. Manggarai 0812-3857-7500 (IBU Yul Makmur)

UPTD PPA KAB. Ngada 0812-3799-8932 IBU Mila dan 081239771704 Ibu Onny Milo

UPTD PPA KAB. Manggarai Timur 0812-3642-9849 Ibu Maria Ratna.

UPTD PPA KAB. Manggarai Barat 0821-4515-6720 Marisa Pramarika Utami

UPTD PPA KAB. SIKKA 0813-8027-5034 ibu Maria

UPTD PPA KAB. Ngaekeo 082145841508 Ekaputri

* UPTD PPA = Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak

Yayasan Pulih

Jackie

+62 812-8855-2332

Pengungsian dan Perlindungan – Sub-Klaster Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL)

 

Bapak John Paut Kabid IK Bapperida Prov.NTT

+62 813-3940-9154

Rostia La Ode Pado Anggota Tim Pendukung Pokja AMPL/UNICEF Prov.NTT 

0852-5542-2262

Pengungsian dan Perlindungan – Kelompok Kerja Bantuan Nontunai

  

Nurmauli

Wahana Visi Indonesia

+62 812-9820-0986

Kesehatan

Puskris Tanggap Darurat

Katimker TD Bapak Budiman +62 822-6097-9787

Ibu Agnes (Puskris) +62 812-4666-7484

HEOC Nagaeko: drg. Emerentiana (Kadinkes) 087734416027

HEOC Ngada: dr.Yovita Maria B. Moi, M.M (081398307278)

HEOC Manggarai Barat: drh. Theresia P (082237188818)

HEOC Manggarai: Safrianus H. Djehaut., M.Si ( 0812 4619 9113 )

HEOC Manggarai Timur: dr. Surip Tintin (0813-5369-9358)

HEOC Ende: Fransisca Nusanumba (081338692785)

HEOC Sikka: Petrus Herlemus (08113838891)

HEOC NTT Prov: Ruth D. laiskodat, S.Si, Apt, MM (0812-3646-198)

MDMC

Dr. Corona,

+62 882-2355-7711

Kesehatan -Sub Klaster Kesehatan Reproduksi

Direktorat Kesehatan Keluarga

Dr. Yusuf

+62 813-7062-4261

Dinas Kesehatan NTT

Ibu Damiana Djahari

Kabid Kesmas

+62 813-3932-1141

MDMC

Nur Asiah

+62 812-8864-3461

PKBI

Dwi Y. Hermawan

+62 856-4015-6233

Pendidikan

Seknas Satuan Pendidikan Aman Bencana

Jamjam Muzakki

+62 812-1270-0674

  

Daftar Kontak

  1. Desk Relawan NTT: Ade Ndoen (CIS Timor) +62 821-4729-0390
  2. HFI Hub dan personel yang diturunkan ke lapangan:
    • Caritas Indonesia – Rudy Raka +62 853-3333-3831
    • WVI – Severinus Budiman +62 813-3936-8997
    • Rumah Zakat – Ahmad Ma’ruf +62 823-3099-6300
    • DT Peduli – Andri +62 813-2189-6192
    • ADRA Indonesia – Aryo Saptoaji +62 822-1467-3822
    • BAZNAS Taufiq H +62 813-8640-7573
    • YEU – Erni +62 813-2971-4339)
    • Dompet Dhuafa – Eka +62 877-7166-5816
    • ⁠Human Initiative – Deni +62 817-803-181
    • Habitat for Humanity Indonesia – Tanti +62 818-0278-4664
    • Nurul Hayat – Handi +62 851-6303-1055
    • AMCF – Darto Aqli +62 852-5864-3446
    • MDMC – Indra +62 812-2832-4625
    • PGI – Pdt. Adi +62 852-3918-9523
    • YCWS -Titin +62 822-9866-7949
    • YKMI – Felix Boro +62 822-4721-0816
    • NU Peduli (LPBI): Ajhar Jowe +62 812-9202-0283
    • World Harvest: Urbanus Ende +822-3618-5214 dan Marthen Kupang +62 812-1094-859
  1. PMI Prov NTT: Adrian +62 821-4406-8432
  2. PMI Manggarai Timur: Alfred +62 823-1806-7843
  3. PMI Manggarai: Tommy Hikmat +62 852-9230-9571
  4. PMI Nagekeo: Owen +62 821-4516-4767
  5. PMI Sikka: Lado +62 823-3907-4546
  6. PKBI: Anindhita – 082234451177 (HQ) & Moudy – 085339034215 (NTT)


Sektor Kesehatan

  • RSUD Dr. Hendrikus Fernandes: Goris Koten (Direktur) 0812-3843-3165
  • RSP Adonara: dr. Danny Gunawan – Direktur 0812-3777-2520
  • RSP Solor: Adi – Direktur 0813-3940-9755
  • RSUD dr. T.C. Hillers Maumere: dr. Paulus Lameng – Direktur 0812-3818-1585
  • RS St. Elisabeth Lela: dr. Liskar – Direktur 0852-6000-1062
  • RS St. Gabriel Kewapante: dr. Joan Puspita Tanumihardja – Direktur 0813-3949-5409
  • RSUD Ende: dr. Ester Puspa – Direktur 0812-3658-2255
  • RSP Tanali: dr. Ady Cahyadi – Direktur 0813-3214-4474
  • RS St. Antonius Jopu: Sr. Maria Goreti – Direktur 0813-1965-6784
  • RSUD Aeramo: dr. Chandra – Direktur 0812-3876-6303
  • RSP Raja: dr. Angel Calista – Direktur 0822-3633-8042
  • RSUD Bajawa: Rony Due – Direktur 0822-9393-6829
  • RSP Riung: Domi Rato – Direktur 0812-3952-2065
  • RSUD Borong: dr. Nensi – Direktur 0813-3912-6727
  • RSP Watunggong: dr. Maria Figiliana – Direktur 0812-3812-3635
  • RSUD Ruteng: dr. Vian Ampur – Direktur 0813-3752-1799
  • RSP Reo: Is Djenaur – Direktur 0821-4733-5574
  • RS St. Rafael Cancar: dr. Philipus Mantur – Direktur 0813-3932-8957
  • RSUD Komodo: dr. Florida – Direktur 0812-6586-1294
  • RS Siloam: dr. Nina Pratama – Direktur 0811-4800-020
  • RSU Santo Yoseph Labuan Bajo: Sr. Erlinda Selis – Direktur 0812-3799-3467

Sektor Pendidikan

  • BPMP Provinsi NTT: Faiz +62 812 3951 0133
  • BGTK Provinsi NTT: Regina +62 812 3925 6525
  • Disdikbudpora Kab. Sikka: Patris Pederiko: +62 821 4681 7814
  • Disdik Kab. Manggarai: Emiliano +62 811 3823 179
  • Disdikbud Kab. Manggarai Timur: Marselinus Enggu +62 852 3043 3915
  • Disdik Kab. Ende: Venantius Minggu +62 813 3829 1927
  • Disdik Kab. Ngada: Jack Mite +62 851 6184 8265

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index