Click Here to get the Situation Report in English Version.

Informasi Kunci

Data sementara dari BNPB per 17 Agustus 2026 pukul 07:00 WIB

Meninggal Luka - Luka Mengungsi Rumah Rusak
56
277
11.675
4.674

Kebutuhan Mendesak

·       Kebutuhan mendesak (sumber: BNPB, 16 Agustus pukul 21:00 WIB):

1

Kab. Manggarai

Tenda pengungsi, beras 30 ton, obat-obatan, 1.000 veldbed,1.000 selimut, 1.000 tikar, peralatan dapur, 12 tandon air (kapasitas 2.200 liter), generator/genset 5 KVA, 10 unit HT, dan 100 buah senter

2

Kab. Sikka

Tenda ukuran 6 x 12 meter, velbed, obat-obatan, generator, makanan siap saji, selimut, dan alat penerangan

3

Kab. Ende

4 unit tenda pengungsi, 4 unit tenda posko, 4 unit tenda pleton, 100 buah velbed, 100 buah selimut, 100 buah bantal, dan 5 unit genset (minimal 5 KVA)

4

Kab. Nagekeo

20 unit tenda pengungsi, 500 paket makanan siap saji, 1.300 dus air mineral, 500 paket sembako, 20 tangki air bersih

5

Kab. Ngada

100 unit tenda keluarga, 30 unit tenda pleton, 500 unit velbed, 1.000 paket permakanan, 500 set perlengkapan tidur, 100 set penerangan, peralatan pemurnian air, 250 buah galon, 500 paket obat-obatan

6

Kab. Manggarai

15 tenda pengungsi, 15 tenda posko, 15 tenda pleton, 50 ton beras, obat-obatan, 1.000 paket makanan siap saji, 1.000 velbed, 1.000 lembar selimut, 1.000 lembar tikar, 1.000 paket family kit, 1.000 paket peralatan dapur, 15 buah tandon air, 15 genset 5 KVA, 15 unit HT, 100 buah senter

7

Kab. Manggarai Barat

80 tenda pengungsi, 10 tenda posko, 50 ton beras, obat-obatan, 500 paket makanan siap saji, 200 velbed, 200 lembar selimut, 200 lembar tikar, 200 paket family kit, 200 paket peralatan dapur

·         Berdasarkan kajian anggota IHCP, kebutuhan lainnya adalah:

·       Makanan Pendamping ASI (MPASI)

·       Air bersih

·       MCK dan perlengkapan kebersihan (hygiene kit).

·       Layanan Medis, tenaga medis/ambulans tambahan

·       Pendampingan psikososial

·       Baby kit

·       Kebutuhan lansia

·    Pakaian layak pakai sesuai kebutuhan pengungsi (bayi, anak-anak, dewasa laki-laki dan perempuan).

Laporan Situasi

  • Pemulihan telekomunikasi mencapai 86,02 persen. Berdasarkan pemantauan Kemkomdigi hingga 16 Agustus pukul 18.00 WIB, sebanyak 683 dari 794 BTS/site di 11 kabupaten/kota telah kembali beroperasi; 111 BTS masih terganggu. Penyebabnya mencakup gangguan listrik pada 701 site dan transmisi pada 93 site. Alor, Lembata, dan Timor Tengah Utara telah pulih sepenuhnya.
  • RSUD Manggarai mengalami kerusakan yang memengaruhi pelayanan dan administrasi; pasien sementara dilayani di halaman rumah sakit. BNPB dan Kemenkes akan mendirikan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Ruteng. Fasilitas tersebut masih dalam tahap persiapan—belum dinyatakan beroperasi.
  • MDMC melaporkan bahwa banyak warga yang memilih tetap bertahan di luar rumah atau lapangan terbuka karena trauma serta kekhawatiran akibat gempa susulan yang masih berlangsung. Sebagian pengungsi ditampung di fasilitas umum (GOR, lapangan), sementara lainnya membangun tenda darurat secara mandiri di sekitar pekarangan rumah.
  • Selain itu dilaporkan bahwa jalur Larantuka–Maumere sudah terhubung dan dapat dilalui kendaraan logistik. Jalur Ende–Nagekeo masih terputus total akibat material longsoran, dan pembersihan jalur/jalur alternatif sedang dikerjakan.   Jalur Ruteng–Km 210  dan Aegela–Kota Ende terdampak beberapa titik longsor parah. Pemerintah memfokuskan pengerahan alat berat di wilayah tersebut.

Respons Pemerintah

·   Dalam rapat koordinasi bersama seluruh jajaran kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8), Kepala BNPB menetapkan delapan fokus
langkah strategis yang wajib segera dieksekusi demi mempercepat evakuasi, pemenuhan
logistik, hingga pemulihan awal wilayah terdampak yaitu:

1.   Penetapan dengan segera Status Tanggap darurat di wilayahterdampak

2.   Pembentukan Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Bencana dikabupaten terdampak.

3. Pengaktifan Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma serta di Labuan Bajo dan Maumere sebagai pusat koordinasi.

4.   Operasi SAR dengan tim gabungan pencarian dan pertolongan korban.

5.   Pemulihan fasilitas vital baik listrik, air, BBM, dan komunikasi dalam 7 hari.

6.    Mobilisasi alutsista baik helikopter dan kapal laut untuk distribusi logistik.

7.    Media Center untuk memberikan Update informasi resmi setiap sore pukul 17.00 WITA.


·    Provinsi Nusa Tenggara Timur dan tujuh kabupaten dan Provinsi
NTT telah mengeluarkan status tanggap darurat bencana:

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari (15 s.d. 28 Agustus 2026) berdasarkan Keputusan Gubernur NTT Nomor 305/KEP/HK/2026

Kabupaten Manggarai Barat

Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari (15 s.d. 28 Agustus 2026) berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 229/KEP/HK/2026

Kabupaten Ende

Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari (15 s.d. 29 Agustus 2026) berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 314/KEP/HK/2026

Kabupaten Sikka

Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari (15 s.d. 28 Agustus 2026) berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 419/HK/2026

Kabupaten Nagekeo

Pernyataan Bencana berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 300.2/BPBD-NGK/145/08/2026

Kabupaten Manggarai

Status Tanggap Darurat Bencana selama 90 hari (15 s.d. 13 November 2026) berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 319 Tahun 2026

Kabupaten Manggarai Timur

Status Tanggap Darurat Bencana selama 21 hari (15 s.d. 04 September 2026) berdasarkan Keputusan Bupati Nomor HK/141/Tahun 2026

Kabupaten Ngada

Status Tanggap Darurat Bencana selama 30 hari (15 s.d. 15 September 2026) berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 441/KEP/HK/2026

·  BNPB menargetkan pemulihan fasilitas vital dalam 7 hari serta percepatan pendataan rumah rusak bagi warga yang rumahnya rusak terdampak gempa untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara).

·  Pos Pendampingan Nasional ditempatkan di Labuan Bajo dan Pos Taktis di Maumere; Pos Maumere akan melayani Sikka, Nagekeo, dan Ngada.

·   Pemerintah menyiapkan pembangunan rumah sakit lapangan sebagai langkah kedaruratan di Stadion Golo Dukal, lokasi yang diniliai aman dan strategi untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Selain itu, BNPB juga akan mendukung perbaikan infrastruktur RSUD Manggarai agar dapat kembali berfungsi secara bertahap.

· Gempa menyebabkan kerusakan pada RSUD Manggarai, sehingga pelayanan pasien dan administrasi sementara dilakukan di halaman rumah sakit. Kondisi ini ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama Kepala BNPB pada 16 Agustus 2026 guna memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi.

·    Prioritas pemerintah saat ini adalah pemenuhan kebutuhan pasien dan masyarakat terdampak. Pemerintah daerah diminta segera melakukan pendataan akurat terhadap dampak dan kebutuhan masyarakat serta fasilitas publik, agar dukungan pemerintah dapat tepat sasaran.

Respons Non-Pemerintah

·       Update kegiatan unsur nonpemerintah yang dikomunikasikan kepada IHCP: 

No.

Organisasi

Aksi Respons

Lokasi/Target

1

ASSPUK WLHL

Menurunkan 8 pendamping lapangan

Pulau Flores

2

Caritas

Koordinasi awal dengan keuskupan Ruteng, Labuan Bajo, Kupang, Maumere, Ende; instruksi evakuasi & pengumpulan data dampak; evakuasi pasien RSUD Ruteng & tenda darurat; aktivasi WhatsApp Group KERNET; penetapan Skala Dampak Level III (Orange); aktivasi Pos Layanan Tanggap Darurat; aktivasi Dana APP Rp 100 juta per keuskupan; pengiriman 2 personil CRT untuk kajian cepat

Ruteng, Labuan Bajo, Kupang, Maumere, Ende

3

CIS & Mitra

Asesmen & initial response bersama Save the Children, JMK, Penabulu

Flores

4

Dompet Dhuafa

Dua tim DMC dengan mobil & ambulans; tim medis (1 dokter, 3 perawat)

Surabaya → NTT

5

Fly for Humanity

2 pilot drone untuk pemetaan

Flores

6

Gugah Nurani Indonesia

Asesmen lapangan

Manggarai Barat & Timur

7

Habitat for Humanity

Deploy roster tim untuk assessment shelter & WASH

Flores (sebelum 18 Agustus)

8

Kesehatan Mental Indonesia & Yayasan Pesantren Ramah Anak

Asesmen sekolah, madrasah, pesantren; koordinasi relawan

Flores

9

Kitabisa.com

Galang dana & mobilisasi ekosistem Kitabisa

Nasional → Flores

10

MDMC Muhammadiyah

Tim medis, data & informasi, assessment; tim pusat tiba 18 Agustus

Maumere, NTT

11

PELKESI

Persiapan RNA; tim psikososial & kesehatan

Flores

12

Plan Indonesia

Menurunkan tim lapangan mulai 16 Agustus

Sikka, Nagekeo, Bajawa, Labuan Bajo, Manggarai Timur, Ruteng

13

PMI

Tenda darurat di RSU Komodo & RSUD Ende; 35 personel, 7 ambulans, logistik awal; distribusi 5.000 liter air bersih; tim medis standby

Labuan Bajo, Ende, Maumere

14

PPK Sikka

Membentuk posko

Kabupaten Sikka

15

Rumah Zakat

Tim dari Kupang & Surabaya; distribusi 15.000 kaleng kornet; relawan lokal aktif

Nagekeo, Flores

16

Save the Children

Berkoordinasi dengan CIS Timor; pendataan sekolah terdampak di Ngada, Manggarai, Ende, Sikka; joint needs assessment kebutuhan anak; fokus perlindungan anak (penelusuran & reunifikasi keluarga, pencegahan eksploitasi, pemantauan anak tanpa pendamping); dukungan psychosocial support & ruang ramah anak; memastikan pendidikan darurat tetap berjalan; layanan kesehatan & gizi bagi baduta, ibu hamil, menyusui; penyediaan air bersih, sanitasi, kebersihan (WASH)

Ngada, Manggarai, Ende, Sikka

17

Wahdah Peduli

2 relawan menuju Nagakeo; monitoring & logistik

Nagakeo

18

WVI

Respons awal: koordinasi BPBD Kupang, pemeriksaan gudang Ruteng, distribusi 100 shelter kit, assessment Bajawa–Mbay–Manggarai Timur, pemetaan vendor. Intervensi lanjutan: distribusi shelter kit & terpal, koordinasi air bersih, dukungan psikososial, Joint Needs Assessment bersama HFI, kerja sama Universitas Nusa Nipa. Rencana 3 bulan: air bersih & sanitasi, nutrisi darurat, dukungan psikososial, bantuan tunai multipurpose

Manggarai, Nagekeo, Bajawa, Flores Timur

Koordinasi

·         Posko Utama Penanganan Darurat Bencana (Posko Taktis) di Maumere.

·         Pos Pendamping Nasional di Labuan Bajo

·         Media Centre di kantor Bupati Manggarai Barat.

·         Logistik:

·       Posko dukungan logistik nasional di Bandara Halim Perdana Kusumah

·       Posko penerimaan logistik utama di Bandara Labuan Bajo

·       Posko logistik pendukung di Maumere.

·         Koordinasi unsur nonpemerintah: Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nusa Tenggara Timur dengan dukungan Humanitarian Forum Indonesia (HFI) Hub di NTT. Sekretariat Bersama (Sekber) di kantor BPBD NTT.

·         Klaster Pengungsian dan Perlindungan: Kementerian Sosial

 ·        Klaster Kesehatan: Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan.

Daftar Kontak


·         Desk Relawan NTT: Ade Ndoen (CIS Timor) +62 821-4729-0390

·         Klaster Pengungsian dan Perlindungan: Delmi (Kemensos) +62 812-4521-3641

·         Klaster Kesehatan: Kementerian Kesehatan:

·       Maumere:  Ibu Agnes (Puskris) +62 812-4666-7484

·       Sikka: Ibu Ita +62 81236406306

·       Dinkes NTT Ibu Yuli +62 81339380719

·       Puskris Tanggap Darurat Bapak Budiman +62 822-6097-9787

·         HFI Hub dan personel yang diturunkan ke lapangan:

1. Caritas Indonesia – Adi Ruspriyanto +62 858-1333-3897

2. WVI – Severinus Budiman +62 813-3936-8997

3. Rumah Zakat – Ahmad Ma’ruf +62 823-3099-6300

4. DT Peduli – Andri  +62 813-2189-6192

5. ADRA Indonesia – Aryo Saptoaji +62 822-1467-3822

6. BAZNAS  Taufiq H +62 813-8640-7573

7. YEU – Erni +62 813-2971-4339)

8. Dompet Dhuafa – Eka +62 877-7166-5816

9. Human Initiative – Deni +62 817-803-181

10. Habitat for Humanity Indonesia – Tanti +62 818-0278-4664

11. Nurul Hayat – Handi +62 851-6303-1055

12. AMCF – Darto Aqli +62 852-5864-3446

13. MDMC – Indra +62 812-2832-4625

14. PGI – Pdt. Adi +62 852-3918-9523

15. YCWS -Titin +62 822-9866-7949

16. YKMI – Felix Boro +62 822-4721-0816

·         PMI Prov NTT: Adrian +62 821-4406-8432

·         PMI Manggarai Timur: Alfred +62 823-1806-7843

·         PMI Manggarai: Tommy Hikmat +62 852-9230-9571

·         PMI Nagekeo: Owen +62 821-4516-4767

·         PMI Sikka: Lado +62 823-3907-4546 


Sektor Kesehatan

·         Kementerian Kesehatan/ Pusat Krisis Kesehatan di Maumere: Agnes +62 812-4666-7484

·         Dinas Kesehatan Prov. NTT: Yuli +62 81339380719

·         Dinas Kesehatan Kab. Sikka: Ita +62 81236406306

·         RSUD Dr. Hendrikus Fernandes: Goris Koten (Direktur) 0812-3843-3165

·         RSP Adonara: dr. Danny Gunawan – Direktur 0812-3777-2520

·         RSP Solor: Adi – Direktur 0813-3940-9755

·         RSUD dr. T.C. Hillers Maumere: dr. Paulus Lameng – Direktur 0812-3818-1585

·         RS St. Elisabeth Lela: dr. Liskar – Direktur 0852-6000-1062

·         RS St. Gabriel Kewapante: dr. Joan Puspita Tanumihardja – Direktur 0813-3949-5409

·       RSUD Ende: dr. Ester Puspa – Direktur 0812-3658-2255

·       RSP Tanali: dr. Ady Cahyadi – Direktur 0813-3214-4474

·       RS St. Antonius Jopu: Sr. Maria Goreti – Direktur 0813-1965-6784

·       RSUD Aeramo: dr. Chandra – Direktur 0812-3876-6303

·       RSP Raja: dr. Angel Calista – Direktur 0822-3633-8042

·       RSUD Bajawa: Rony Due – Direktur 0822-9393-6829

·      RSP Riung: Domi Rato – Direktur 0812-3952-2065

·       RSUD Borong: dr. Nensi – Direktur 0813-3912-6727

·       RSP Watunggong: dr. Maria Figiliana – Direktur 0812-3812-3635

·       RSUD Ruteng: dr. Vian Ampur – Direktur 0813-3752-1799

·       RSP Reo: Is Djenaur – Direktur 0821-4733-5574

·       RS St. Rafael Cancar: dr. Philipus Mantur – Direktur 0813-3932-8957

·       RSUD Komodo: dr. Florida – Direktur 0812-6586-1294

·       RS Siloam: dr. Nina Pratama – Direktur 0811-4800-020

·    RSU Santo Yoseph Labuan Bajo: Sr. Erlinda Selis – Direktur 0812-3799-3467

 

Sektor Pendidikan

·         BPMP Provinsi NTT: Faiz +62 812 3951 0133

·         BGTK Provinsi NTT: Regina +62 812 3925 6525

·         Disdikbudpora Kab. Sikka:   Patris Pederiko: +62 821 4681 7814

·         Disdik Kab. Manggarai: Emiliano +62 811 3823 179

·         Disdikbud Kab. Manggarai Timur: Marselinus Enggu +62 852 3043 3915

·         Disdik Kab. Ende: Venantius Minggu +62 813 3829 1927

·      Disdik Kab. Ngada: Jack Mite +62 851 6184 8265

 

Sektor Perlindungan Anak dan Perempuan

·         UPTD PPA Prov. NTT 08123788649 ( Dessy Luttuh) dan 082170242740 (Pak Jefri)

·         UPTD PPA KAB. Manggarai 0812-3857-7500 (IBU Yul Makmur)

·         UPTD PPA KAB. Ngada 0812-3799-8932 IBU Mila dan 081239771704 Ibu Onny Milo

·         UPTD PPA KAB. Manggarai Timur 0812-3642-9849 Ibu Maria Ratna.

·         UPTD PPA KAB. Manggarai Barat 0821-4515-6720 Marisa Pramarika Utami

·         UPTD PPA KAB. SIKKA 0813-8027-5034 ibu Maria

·         UPTD PPA KAB. Ngaekeo 082145841508 Ekaputri

* UPTD PPA = Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index